Posts

Showing posts from February, 2013

KISAH SI TOKEK DAN TONGKAT RAJA

Image
Illustrasi : agus karianto           Dahulu kala, kerajaan Antah Beratah diperintah oleh seorang raja yang bijaksana, jujur dan amanah. Seluruh menteri dan prajurit juga memiliki sifat yang sama dengan rajanya. Bijaksana, jujur dan amanah. Pemimpin yang jujur dan amanah membuat rakyatnya hidup tenteram, aman, damai. Seluruh rakyat tidak pernah terjadi fitnah dan pertengkaran. Suasana kerajaan begitu damai dan tenteram. Kalau ada konflik di antara mereka senantiasa diselesaikan dengan jalan damai.           Suatu hari, si kancil yang terkenal sok usil terhadap teman-temannya ingin menguji kebenaran sifat teman-temannya. "Aku ingin menguji salah satu temanku, ah! Apa benar mereka jujur dan bisa menjaga amanah," kata si kancil dalam hati. Kemudian  ia mulai mencari sasaran, siapa diantara temannya yang bisa dijadikan uji cobanya. Nah, kebetulan saat itu ada seekor tokek sedang berjemur di bawah sinar matahari di pin...

KISAH SANG PENULIS CILIK

Image
Illustrasi : agus karianto      Rumah berdinding bambu itu adalah tempat terindah bagi Seno. Walau kepergian ayahnya 2 tahun yang lalu menyisakan kesedihan yang mendalam namun semangat hidupnya tetap membara. Ibunya yang menderita sakit berkepanjangan tetap menyayangi anak satu-satunya yang masih duduk di kelas 3 sekolah dasar. Seno adalah anak yang pantang menyerah, tekun dalam belajar dan memiliki bakat terpendam sebagai seorang penulis.      Bakat menulis Seno adalah warisan dari mendiang ayahnya yang juga seorang penulis cerita handal di negeri ini. Meskipun usia Seno masih kecil, namun hasil karya tulis ceritanya telah mengisi beberapa rubrik cerita di berbagai majalah dan surat kabar di daerahnya. Dan dari honor menulis tersebut Seno bisa digunakan untuk membantu keuangan ibunya. Setiap kali ibu Seno menerima uang honor menulis anaknya senantiasa diiringi isak tangis karena bangga melihat anaknya yang masih kecil namun sudah bisa berbakti kepada ...

SANG KURA-KURA PENGHAYAL

Image
          Di sebuah kerajaan, ada seekor kura-kura yang suka mengeluh. Setiap hari, tiada henti-hentinya dia menyesali hidupnya. Dia selalu membandingkan kelebihan teman-temannya dengan dirinya sendiri. Dia sama sekali tidak pernah bersyukur dengan apa yang dimilikinya. Kadang-kadang ia menyesal mengapa tubuhnya dihimpit dengan cangkang yang keras sehingga ia tidak bisa bergerak cepat seperti kijang, kelinci, kuda. Kadang-kadang ia menyesal kenapa hanya bisa berjalan merayap di tanah dan tidak bisa terbang bebas untuk melihat keindahan alam dari udara seperti burung elang, pipit, burung bangau. Kadang-kadang ia merasa menyesal karena hanya memiliki tubuh kecil sehingga tidak bisa menjadi jagoan seperti singa, badak, buaya, harimau. Kadang-kadang dia merasa menyesal kenapa dirinya tidak memiliki ekor yang panjang seperti kera sehingga bisa digunakan bergelantungan dari satu pohon ke pohon yang lain.        ...